Kamis, 15 Maret 2012

Bontang akan Bentuk PT Bontang Migas dan Energi

Mengikuti Penyampaian Nota Penjelasan Raperda Kota Bontang
Bontang akan Bentuk PT Bontang Migas dan Energi

Terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan PT Bontang Migas dan Energi, Menurut Wali Kota Bontang H Adi Darma, ketersediaan pasokan gas alam terbesar di Indonesia yang didapatkan dari berbagai tempat di Kalimantan di pusatkan di Kota Bontang. Namun menjadi ironi sebab sampai saat ini belum dapat dinikmati oleh masyarakat Kota Bontang dan Kalimantan Timur pada umumnya.

==================================

OLEH karenanya, harapan masyarakat untuk dapat menikmati gas alam secara langsung diharapkan dapat segera terwujud setelah terbitnya program city gas yang di gulirkan oleh Pemerintah Pusat melalui Dirjen Migas.

”Program ini nantinya akan memilki dampak besar bagi masyarakat Kota Bontang, terutama pengaruh bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan hasil yang diharapkan seperti mengurangi kebutuhan dan ketergantungan terhadap bahan bakar minyak bersubsidi sehingga akan mendukung pemerintah pusat mengurangi beban subsidi APBN. Biaya konsumsi bahan bakar yang murah sehingga akan berpengaruh kepada turunnya harga kebutuhan pokok, meningkatkan pendapatan masyarakat daerah karena meningkatnya kemampuan masyarakat untuk membeli, serta mengurangi polusi dan emisi buang sehingga menciptakan kota yang berwawasan ramah lingkungan (Green-Energy-City),” ujar wali kota.


Lebih lanjut dikatakan wali kota bahwa setelah diresmikannya pemanfaatan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga Tahun 2010 oleh Kementrian ESDM dan Penandatanganan Nota Kesepahaman Alokasi Pasokan Gas Bumi untuk rumah Tangga Tahun 2011 yang dibiayai oleh dana APBN untuk 2 kelurahan yaitu Kelurahan Api-Api dan Kelurahan Gunung Elai, serta sudah mulai masuknya jaringan pipa gas ke rumah-rumah di 2 kelurahan tersebut, maka tahapan selanjutnya adalah realisasi gas.

Namun kata wali kota, realisasi gas ini memiliki kendala, anatar lain belum tersedianya badan atau lembaga yang akan melaksanakan kegiatan yang terkait program city gas ini antara lain pengoperasian dan pemeliharaan jaringan pipa gas kota, pengoperasian dan pemeliharaan Gas Metering-Regulating-Station (MRS), penyambungan dan pemutusan jaringan gas kepada pelanggan, pencatatan dan penagihan penggunaan gas, penanganan keluhan pelanggan, penanganan storing (gangguan) jaringan gas, penanganan emergency (kegawat daruratan) jaringan gas,”ungkapnya.
Berdasar latar belakang tersebut, maka Pemerintah Daerah kata wali kota mengajukan Raperda tentang Pembentukan PT Bontang Migas dan Energi, dimana lembaga inilah nanti yang akan mengelola dan menjalankan program city gas di Kota Bontang.
”Selain melaksanakan program tersebut, pembentukan lembaga perseroan ini, juga diarahkan dapat melaksanakan kegiatan usaha lain yang berkaitan dengan migas dan energi,”tandasnya. (hms4-bersambung)

Seminar HIV Aids

bBONTANG– Upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS semakin digalakkan. Salah satunya adalah melalui kegiatan seminar, seperti yang dilaksanakan Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah Aisyiyah bekerjasama dengan Pemkot Bontang Minggu (12/2) lalu di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota di Jalan Awang Long.
Seminar yang mengangkat tema “Selamatkan keluarga dari HIV Aids” ini diibuka Wali Kota Bontang yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Ir Hj Ening Widyastuti dan menghadirkan narasumber Prof DR dr Noor Bachri Noor MSc guru besar Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Dalam sambutannya, Ening Widyastuti menyampaikan bahwa, peran serta masyarakat dalam pencegahan penyebarluasan HIV Aids sangat penting. Untuk itu melalui seminar ini diharapkan para peserta menyimak dengan baik materi yang diberikan agar dapat membagi ilmu pengetahuan dengan yang lainnya tentang pencegahan dan penanggulangan HIV Aids.

“Melalui seminar ini saya berharap peserta dapat lebih mengerti tentang HIV Aids dan penularannya. Termasuk cara pencegahan dan penanganannya. Para penderita HIV Aids harus kita rangkul bukan untuk dijauhi. Olehnya itu butuh penangann yang tepat bagi mereka agar tidak tersisihkan dalam masyarakat,”ungkap Ening seraya menambahkan bahwa upaya preventif lebih baik sebagai langkah awal pencegahan daripada mengobati.
Sementara Ketua Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah Aisyiyah dr Indriyati Aziz yang diwakili oleh Hj Chairunnisa mengungkapkan, seminar HIV Aids ini diharap bisa memberi pemaham kepada kita untuk mengerti tentang HIV Aids dari sudut pandang agama Islam dan sudut pandang medis sehingga dipahami konsep penanganannya secara tepat. (Hms2)

Selasa, 13 Maret 2012

Bontang City Park Waktu Dekat Diresmikan

Manajemen KPA Temui Wali Kota
Bontang City Park Waktu Dekat Diresmikan
BONTANG- Wali Kota Bontang Ir H Adi Darma MSi, Senin (13/2) lalu menerima kunjungan manajemen PT Kaltim Pasifik Amoniak (KPA) yang dipimpin langsung Vice President Manufacturing Darius P Pasaribu di ruang kerja Wali Kota Lantai II Kantor Wali Kota Bontang Jalan Moch Roem Bontang Lestari.
Pertemuan wali kota bersama manajemen KPA ini terkait proses pembangunan Bontang City Park atau Taman Kota yang dibangun di areal gerbang pintu masuk Kota Bontang ini telah memasuki tahap penyelesaian.
Wali Kota Bontang H Adi Darma kepada manajemen KPA memberi apresiasi yang tinggi atas prakarsanya yang telah membangun Bontang City Park di gerbang pintu masuk Kota Taman dan berharap dengan adanya taman kota tersebut kelak akan menjadi alternatif tujuan rekreasi bagi masyarakat.
”Pemerintah Kota Bontang mengucapkan terimakasih kepada manajemen PT KPA atas kontribusinya terhadap lingkungan dengan membangun taman kota. Pembangunan taman kota ini kedepan tentu akan memberi warna tersendiri bagi Kota Bontang yang saat ini belum memiliki kawasan rekreasi yang representatif,” ujar wali kota.

Lebih lanjut di katakan wali kota bahwa selain sebagai penyegar di tengah panasnya perkotaan City Park dapat pula menjadi penyeimbang ekosistem bagi lingkungan yang telah banyak perubahan di perkotaan.
”Mengingat pentingnya fungsi dari taman kota tersebut, sangat perlu bagi kita semua untuk ikut berupaya menjaganya, supaya taman kota yang telah dibangun KPA terpelihara dan terus terawat. Bontang City Park ini diharapkan juga akan menjadi land marknya Bontang,” kata wali kota.
Sementara itu, Dairus mengungkapkan bahwa Bontang City Park ini merupakan program community development (Comdev) PT KPA kepada Pemkot Bontang. Konsep pembangunan Bontang City Park ini sendiri adalah minimalis, modern dan mewakili budaya Kalimantan Timur berupa paruh burung enggang dan diharapkan nantinya menjadi salah satu ikon Kota Bontang.
“Bontang City Park memiliki filosofi yang sangat luar biasa yang mana terdapat satu makna yaitu bersinerginya Pemkot Bontang dengan PT KPA. Bontang City Park juga berfungsi sebagai paru-paru kota yang memberikan kesegaran dan dapat juga sebagai tempat bermain dan wisata keluarga. Hal ini juga sebagai bentuk kepedulian PT KPA terhadap lingkungan,” ujar Darius seraya menyebut 2 atau 3 bulan lagi Bontang City Park sudah siap diresmikan. (hms9)

 
Design by Radio Praja FM Bontang | Bloggerized by Praja FM | Bontang